BreakingUpdate kegiatan pesantren, kajian, pengumuman, galeri, dan agenda terbaru tersedia di Portal Qotrun Nada.
Info
🔴 🔴
Sajian Utama

SEPASANG BOLA MATA

14 May 2024 08:03 • 963 dibaca

Sajian Utama Edisi Mei 2024.
Oleh Muhammad Irfan Zidny, Lc.

Kehidupan adalah kumpulan waktu, ruang dan kesempatan yang terus berputar menyelimuti sambil mengantar kita menuju peristirahatan terakhir. Hidup berarti hidup; mengerahkan segala yang diberikan Tuhan; dari, bersama dan untuk-Nya. Tuhan menciptakan alam semesta dengan penuh keadilan dan keseimbangan antar tiap-tiap ciptaannya. Memaknai hidup tidaklah sulit; jika kita memang hidup. Tidak elok rasanya menghina tanpa memahami.

Sejak kecil kita semua diajarkan dan dipaksa agar sedini mungkin memahami falsafah atau makna hidup. "Makna" harus dicari, dirasakan, digenggam, dan dialirkan melalui rongga-rongga kehidupan menuju ruh dan jiwa kita. Falsafah mendidik kita bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan, setiap penderitaan pasti ada kebahagiaan, setiap yang datang pasti akan pergi, setiap kehidupan ada kematian; menyisakan kita seorang diri. Puncaknya adalah keikhlasan dalam penghambaan kepada Tuhan.

Akhir-akhir ini, alih-alih berusaha mengukir falsafah, beberapa mencemooh seraya berkata: falsafah tak ubahnya khayalan tak berwujud!; tanpa manfaat!. Mereka berasumsi bahwa falsafah hanya mematikan kreativitas dan membawa kita menuju alam mimpi yang fana. Para "perasa" hanya tersenyum iba mendengarkan mereka dan menjawab: adakah "wujud" tanpa maksud?!, adakah kehidupan tanpa mimpi?!.

Falsafah mampu mendobrak relung jasmani dan belenggu hawa nafsu, ia mampu membuat pembawa bambu runcing mengalahkan pasukan bersenjata api. Ia memberi warna dan cahaya kehidupan bagi "si buta"; menghadiahkan kepada setiap insan jutaan "mata" kehidupan.

Komentar

Tinggalkan Komentar