BreakingUpdate kegiatan pesantren, kajian, pengumuman, galeri, dan agenda terbaru tersedia di Portal Qotrun Nada.
Info
🔴 🔴
Refleksi

Sejuta Kisah di Langit Qotrun Nada

13 Jul 2022 12:23 • 949 dibaca

By : Ustadzah Halimah 

Tentang Pertemuan, yang menyatukan banyak kisah dengan latar belakang yang berbeda, menjadikan kelebihan menjadi hal yang perlu diteladani, dan tidak menjadikan kekurangan menjadi hal yang tak disyukuri, karena dalam pertemuan sejatinya kita menerima, tentang apapun baik dan buruknya seseorang untuk terus kita pelajari dan jadikan kaca teladan dimasa yang akan datang.

 

Tentang Perjalanan, yang tidak akan terlihat mulus begitu saja, semua berjalanan mengikuti apa yang Allah takdirkan, adakalanya menangis untuk mengolah hati agar kembali tenang dan berdamai, adakalanya tertawa, untuk terus menyusuri nikmat yang ada. Tidak ada perjalanan tanpa rintangan, karena setiap pergerakan pasti mempunyai tantangan dengan beberbagai macam kisah pembelajaran yang ada didalamnya. Manusia boleh saja lelah dengan perjalanan yang sedang dilakukan, tapi jangan sekali-kali menyerah tentang apa yang terjadi, ada nasehat indah yang hadir dalam meyakinkan hati, bahwa jika ujian kita semakin berat itu artinya pertolongan Allah akan semakin dekat, teruslah bergerak... Teruslah melanjutkan perjalanan, karena dia yang memahami sebuah proses tidak akan pernah berhenti bergerak dan memaknai apa saja hikmah yang ada didalamnya.

 

Tentang kesabaran, yang terus terlatih untuk bisa menerima seperti nasehat Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang mengatakan bahwa sabar itu terbagi menjadi dua, yaitu : Sabar atas apa yang tidak kita sukai, dan sabar atas apa yang kita sukai. Artinya dalam hidup kita akan selalu di hadapkan dengan sesuatu yang baik ataupun tidak, tapi bagaimana menghadapinya itu adalah pilihan.

Sabar atas apa yang tidak kita sukai mengandung arti bahwa diri harus bisa menahan dari sesuatu tidak baik, tidak mudah menghakimi, tidak mudah menilai baik dan buruknya orang, atau bahkan tidak membalas apapun perlakuan buruk orang, cukup berbuat baik kepada siapapun bahkan terhadap orang-orang yang menyakiti kita.

Sabar atas apa yang kita sukai mengandung arti bahwa setiap yang kita sukai belum tentu Allah meridhoi, maka lakukanlah sesuatu atas dasar kecintaan kita kepada Allah. Bukan melakukan sesuatu atas kemauan diri hingga akhirnya merasakan hidup tanpa penuh arah.

 

Tentang kesetiaan, yang selalu dinantikan banyak orang, yang tak hanya tumbuh karena siraman pujian namun bisa mekar dengan banyaknya perhatian dan pengabdian diri, prihal memahami apa yang harusnya menjadi prioritas diri, hingga akhirnya menyadari bahwa yang ada didepan mata sudah harus lebih banyak kita syukuri. Belajar mendalami apa yang menjadi pertanyaan hari ini adalah bentuk keharusan, agar kita tau, apa yang sedang dilakukan bukanlah bentuk tekanan atau paksaan semata tapi sebagai langkah awal, untuk tetap bertahan dalam kebaikan dan ketaatan.

 

Tentang kehilangan, yang mengajarkan betapa berharganya sebuah kehadiran, mencintai apapun yang ada disekeliling kita agar terus bersama dan melakukan sesuatu dengan penuh rasa bahagia. Yang hilang biarlah menjadi memorian indah mengulang senyum kembali, jadikanlah kekuatan untuk tetap bangkit dan berdiri. Kemudian jaga apa yang ada saat ini,  jangan biarkan tangis terulang kembali sebab penyesalan yang ada karena tak mampu menghargai sebuah kehadiran yang ada

 

 

Tentang perpisahan, yang pada akhirnya setiap orang harus dihadapkan dengan pilihan, bertahan atau menyelesaikan adalah pilihan tak mudah bagi mereka yang berjuang untuk membahagiakan banyak orang dengan banyaknya tantangan yang ada. Biarkan mereka berjalan menemui titik dimana rasa syukur dihadirkan dalam diri, bahwa apapun ketetapan Allah itu ada hal terbaik yang harus kita jalani, walau hati lelah dalam memaknai teruslah berusaha untuk tetap berdamai dengan diri.

 

Tentang Angan dan Harapan, yang akan terus membentang, tidak akan pernah berhenti melukis kisah indah penuh perjuangan, usaha dan doa selalu berusaha beriringan, agar memberikan pembelajaran tentang kesungguhan orang-orang hebat dalam mempertahankan dan memaksimalkan apa yang ada, membuat hal baru yang lebih luar biasa, hingga akhirnya kita menyadari bahwa apa yang kita tanam saat ini adalah yang akan dituai oleh orang-orang setelah kita. Lakukan yang terbaik dimanapun, dan cari keberkahan adalah dua nasihat indah yang perlu ditiru, untuk terus dijadikan dasar dalam penempaan diri

 

 

Komentar

Tinggalkan Komentar